Doa Untuk Tokoh Syiah Indonesia (Jalaluddin Rakhmat)

Komunitas Pecinta Sunnah UNM pada jumat sore 14 Desember 2012 menyelenggarakan kajian khusus tentang Jalaluddin Rakhmat, tokoh Syiah Indonesia. Bertempat di Masjid Nurul Tarbiyah Fakultas Ilmi Pendidikan UNM, Tidung, Makassar panitia mengundang KH. Muh. Said Abd. Shamad, Lc sebagai pembicara tunggal.

Kajian seperti ini begitu penting untuk mengetahui rekam jejak dakwah seorang tokoh yang sangat berpengaruh pada pemikiran keislaman di Indonesia ini, dengan memulai memaparkan kelebihan-kelebihan Jalaluddin Rakhmat, Ust Said, begitu sapaan akrabnya, menampilkan biodata tokoh Syiah ini sejak kecil dan kiprah keluarga beliau dalam pembentukan keperibadian. Dilengkapi dengan pilihan jalan dakwah yang diambilnya serta berbagai karya khazanah keislaman oleh pria asal bandung ini.
Setelah paserta merasa puas dengan data pribadi Jalaluddin Rakhmat, Ust Said mengajak puluhan peserta tersebut menilik data-data tulisan dari karya-karya yang telah dipaparkan sebelumnya yang dinilai sebagai “Data-data Penyesatan Umat”, di antaranya laknat untuk Abu Bakar dan Umar, laber kafir untuk Muawiyah bersama Abu Sufyan dan Amr bin Ash dilaknat, tidak mengakui putri-putri Rasulullah sebagai istri dari Utsman bin Affan, tatswib adzan shubuh yang dinilai bid’ah, menghalalkan nikah mut’ah, keraguan Umar bin Khathab tentang kenabian Rasulullah, sampai pada data-data tentang para sahabat membantah perintah Nabi, para sahabat merubah-rubah agama dan mereka murtad. Semua ini dipaparnya dengan data scan yang valid bersumber langsung dari buku, makalah dan artikel yang ditulis Jalaluddin Rakhmat.
Berikutnya Ust. Said mencoba memperlihatkan fakta serta data hasil-hasil dakwah tokoh Syiah ini beserta kawan-kawannya di Indonesia, mulai hasil dakwahnya tentang pelaknatan sahabat, penghalalan nikah mut’ah, tentang Al-Qur’an, dan tentang shalat jum’at.
Setelah itu, ketua Umum LPPI Indonesia Timur ini berpindah topik ke masalah gelar akademik Jalaluddin Rakhmat, seperti di atas, Ust Said memperlihatkan lewat slide power point beberapa data yang berkaitan dengan persoalan ini, mulai dari pengakuan Kang Jalal sendiri tentang gelar professornya, penegasan UIN Alauddin tentang gelar guru besar tersebut, pemaparan media-media, disertasi mahasiswa Univ. Leiden Belanda tentang gelar Doktornya, keterangan UNPAD, keterangan DIKTI Kemendikbud RI, sampai pada penjelasan Komisi penelitian MUI Pusat, Prof. Utang Ranuwijaya.
Dan pada akhirnya, Ust. Said menutup dengan beberapa kesimpulan, di antaranya adalah dakwah kebencian yang disebarkan Jalaluddin Rakhmat berbeda dengan slogan-slogan yang selama ini ia bawa seperti “Dahulukan Akhlak Di atas Fiqih”, “Mazhab Akhlah dan Cinta”, dan seterusnya dari slogan-slogan pemanis bibir.
Inti dari semua pemaparan di atas -sebagaimana tema kegiatan- adalah mendoakan tokoh Syiah ini agar disembuhkan penyakit rohaninya dan bertaubat kembali ke jalan Allah yang lurus, sebagaimana Rasulullah pernah mendoakan Umar bin Khathab agar masuk Islam, yang pada zaman itu orang-orang tidak akan percaya jika Umar bin Khathab masuk Islam, hatta seorang dari mereka mengatakan, “Umar tidak akan masuk Islam sebelum keledainya masuk Islam”, namun demikian kita ketahui akhirnya doa Rasulullah tersebut dikabulkan, dan Islam setelah itu menjadi kuat dan memiliki izzah dengan keislaman Umar bin Khathab.
Semua data scan, gambar dan lain sebagainya yang masuk dalam presentasi di atas bisa didownload dengan klik disini.

(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: