Umrah ke IRAN

 

Kaum Muslimin mempunyai satu Kiblat yang sama yang disebut ka’bah dan ini berada di Makkah, bukan di Iran. Olehnya untuk menyatukan jamaah kaum Muslimin digunakanlah sebutan ‘Ahlul Qiblah’ kaum yang berkiblat kepada ka’bah. Dan kesatuan suara umat bisa dikumpulkan selama mereka masih menganggap kiblatnya berada di Ka’bah.
Sikap kaum Syiah Indonesia terhadap ka’bah sangat berbeda dengan sikap kaum Muslimin di seluruh dunia. Mereka tidak begitu menghormatinya, dan tidak lagi menjadikannya sebagai kebanggan di hati mereka. Sikap ini bisa kita baca pada pengumuman salah satu Facebooker Syiah yang mengajak kaumnya menuju IRAN melakukan ritual ibadah, seperti di bawah ini,
Satu data ini hanyalah contoh, karena sudah dari dulu kami sering dapati status-status seperti ini. Kunjungan mereka ke IRAN untuk memuliakan ‘tanah suci’ Najaf, Qom dan Karbalanya sudah sangat sering dan tak terhitung lagi. Terakhir, istri Jalaluddin Rakhmat, Emilia Renita Az saat ini berada di Karbala sedang melaksanakn ritual ibadahnya. Baca disini: Membongkar Kesesatan dan Kecuran Ilmiah Buku “40 Masalah Syiah”, Pedoman Dakwah IJABI
Lantas kita bertanya, apa sih yang mereka lakukan di sana?
Yang mereka lakukan adalah memuliakan kuburan-kuburan para Imam mereka, padahal sang Nabi tercinta telah mengingatkan kita bahwa kuburan itu jangan terlalu diagungkan, siapa pun tokohnya, bahkan untuk pribadi Nabi. Karena bisa mengarah kepada kesyirikan,  Kita hanya diperintah untuk mendoakan dan bersahalawat atasnya. Tak ada hak Nabi untuk menjawab doa-doa yang ditujukan kepadanya. Itu adalah hak preogratif Allah semata. Hanya kepada-Nyalah kita beribadah dan berdoa. bukan kepada Imam-imam Syiah. Karena mereka bukan tuhan kita. Kecuali kalau umat Syiah menganggap mereka sebagai tuhan.
Foto di bawah ini adalah satu contoh ritual umrah orang Syiah di IRAN,
dan inilah foto ritual umrah mereka yang lain, sujud kepada kuburan, na’udzubillah,

Luar biasa hebat ritual umrah mereka ini.

Sengaja kami sebut Umrah karena umat Syiah sangat membanggakan Iran dengan Karbala, Qom dan Najaf-nya, serta kuburan para Imam-nya. Merasa terhormat jika sudah pergi ziarah kesana. Kebanggaan mereka karena telah mengunjungi Iran lebih tinggi dibanding ketika mereka pergi Umrah ke Makkah dan Madinah.

(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: