Sebuah Kota Di Iran Bernama Qom

QOM (dikenal juga dengan nama Q’um atau Kom) adalah sebuah kota yang juga merupakan ibukota Provinsi Qom di Iran. Terletak sekitar 156 km barat daya Teheran. Memiliki penduduk sekitar 1.042.309 jiwa pada 2005, berada di tepi Sungai Qom.

Qom menjadi sebuah kota suci bagi penganut Syi’ah. Kota ini merupakan pusat pendidikan Syi’ah terbesar di dunia.

Qom mendapat julukan Kota Sejuta Ulama—lebih tepatnya pemuka agama Syiah. Kota ini berjarak 135 km dari Teheran, ibukota Iran. 16,91% penduduknya tinggal di kota dan 82,8% tinggal di daerah pedesaan. Qum terletak di kawasan sahara tengah Iran. Posisinya yang berada di tengah padang yang gersang dan jauh dari laut, iklim Qom sangat kering dan memiliki curah hujan yang kecil. Sebagian besarnya tanahnya tidak bisa dimanfaatkan untuk pertanian.

Tanahnya tidak subur antara lain karena posisinya yang berdekatan dengan danau garam. Di musim panas, suhu udara bisa mendekati 40 derajat celsius. Meski begitu, di musim dingin suhu udara juga bisa anjlok hingga di bawah nol dan sesekali turun salju, meskipun jarang sekali lebat, tak sebagaimana Teheran.

Nah, ada sesuatu yang “aneh” di Qum. Di kota ini, selain dikenal sebagai kota banyaknya pemuka agama Syiah, Qum juga marak dengan pernikahan mut’ah. Di Qum, ‘masjid-masjid’ dipenuhi dengan fasilitas esek-esek yang dinamai mut’ah ini.

Jika ditanyakan kenapa bisa majid di Iran ada tempat khusus semacam itu? Jawabanya sebenarnya cukup mudah, yaitu pertama mereka kaum syiah menganggap jika mut’ah adalah suatu langkah ibadah. Bahkan semakin banyak mereka melakukan mut’ah mereka yakin akan bertambah pahala merka dan terampuni dosa-dosa mereka.

Dokrin mut’ah adalah suatu ibadah utama yang agung ini sudah menjadi ciri khas kaum Syiah. Syiah menganggap halal mut’ah dan merupakan wujud takarub dan langka ubudiah kepada Tuhan mereka, bahkan mut’ah ini adalah sebuah ritual agama mereka yang apabila mereka tidak mut’ah, maka ia berarti telah keluar dari agama alias murtad dam kafir.

Maka dari itu tidak heran jika orang Syiah mengkafirkan orang yang tidak setuju dengan konsepsi mut’ah. [sumber: Mut’ah Sex Story In The Iran Country]

islampos 05032013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: