—— DOKTRIN-DOKTRIN DALAM AGAMA SYIAH ——

Doktrin-doktrin Syi’ah yang selalu mereka sembunyikan dari kaum Muslimin sebagai langkah taqiyyah (menyembunyikan Syi’ahnya) sebagai berikut:

– ALLAH & IMAM SYIAH:

Doktrin-doktrin didalam Ajaran Agama Syiah yang menunjukkan KEKAFIRAN mereka terhadap Allah

1. ALLAH TIDAK MENGETAHUI KEJADIAN DI MASA DEPAN

Allah bersifat bala’ yaitu baru mengetahui sesuatu bila sudah terjadi. Akan tetapi, para imam telah mengetahui lebih dahulu hal yang belum terjadi (Ushulul Kafi, hlm. 40).

Menurut al-Kulaini, Allah tidak mengetahui bahwa Husein bin ‘Ali akan mati terbunuh. Menurut pada mulanya Tuhan tidak tahu, karena itu Tuhan membuat ketetapan baru sesuai dengan kondisi yang ada. Akan tetapi, imam Syi’ah telah mengetahui apa yang akan terjadi. Oleh karena itu, menurut doktrin Syi’ah, Allah bersifat bala’. (Ushulul Kafi, hlm. 232)

2. DUNIA DAN SELURUH ISINYA MILIK IMAM SYIAH

Dunia dengan seluruh isinya adalah milik para imam Syi’ah. Mereka akan memberikan dunia ini kepada siapa yang dikehendaki dan mencabutnya dari siapa yang dikehendakinya (al-Kulaini, Ushulul Kafi, hlm. 259, cet. India).

Jelas doktrin semacam ini bertentangan dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, surat al-Araf 7:128:

“Sesungguhnya bumi adalah milik Allah, Dia karuniakan kepada siapa yang Dia kehendaki”.Kepercayaan Syi’ah di atas menunjukkan penyetaraan kekuasaan para imam dengan AIIah dan doktrin ini merupakan aqidah syirk.

3. IMAM SYIAH MERUPAKAN TUBUH ALLAH

Para imam Syi’ah merupakan wajah Allah, mata Allah, dan tangan-tangan Allah yang membawa rahmat bagi para hamba Allah (Ushulul Kafi, hlm. 83)

4. KEINGINAN IMAM SYIAH = KEINGINAN ALLAH

Keinginan para imam Syi’ah adalah keinginan Allah juga. (Ushulul Kafi, hlm. 278)

5.IMAM SYIAH MENENTUKAN SENDIRI KAPAN AKAN MATI

Para imam Syi’ah mengetahui kapan datang ajalnya dan mereka sendiri yang menentukan saat kematiannya karena bila imam tidak mengetahui hal-hal semacam itu, maka tentu ia tidak berhak menjadi imam (Ushulul Kafi, hlm. 158)

6. IMAM SYIAH MENGETAHUI HAL- HAL YANG GHAIB

Para imam mengetahui apa pun yang tersembunyi dan dapat mengetahui dan menjawab apa saja bila kita bertanya kepada mereka karena mereka mengetahui hal gaib sebagaimana yang Allah ketahui (Ushulul Kafi, hlm. 193)

7. IMAM SYIAH GUDANG & PENERJEMAH ILMU ALLAH

Para imam Syi’ah merupakan gudang ilmu Allah dan juga penerjemah ilmu Allah. Para imam bersifat maksum (bersih dari kesalahan dan tidak pernah lupa apalagi berbuat dosa). Allah menyuruh manusia untuk menaati imam Syi’ah, tidak boleh mengingkarinya, dan mereka menjadi hujjah (argumentasi kebenaran) Allah atas langit dan bumi. (Ushulul Kafi, him. 165).

8. IMAM SYIAH ADALAH ALI DAN KETURUNANNYA

Yang dimaksud para imam Syi’ah adalah ‘Ali bin Abi Thalib, Husein bin ‘Ali, Hasan bin ‘Ali, dan Muhammad bin ‘Ali (Ushulul Kafi, hlm.109).

9. ALI BIN ABI THALIB MEMILIKI SIFAT-SIFAT ALLAH

‘Ali bin Abi Thalib yang diklaim sebagai imam Syi’ah yang pertama dinyatakan sebagai dzat yang pertama dan terakhir, yang zhahir dan yang batin, sebagaimana termaktub dalam surat al-Hadid 57:3 (Rijalul Kashi hlm. 138)

Doktrin semacam ini jelas merupakan kekafiran Syi’ah yang berdusta atas nama Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib. Dengan doktrin semacam ini Syi’ah menempatkan ‘Ali sebagai Tuhan. Dan hal ini sudah pasti merupakan tipu daya Syi’ah terhadap kaum Muslimin dan ingin merusak kesucian akidah agama Islam

10. ALI ADALAH WAKIL ALLAH

Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Thalib oleh Syi’ah dikatakan menjadi wakil Allah dalam menentukan surga dan neraka, memperoleh sesuatu yang tidak diperoleh oleh manusia sebelumnya, mengetahui yang baik dan yang buruk, mengetahui segala sesuatu secara rinci yang pernah terjadi dahulu maupun yang gaib (Ushulul Kafi, hlm. 84).

– KESATAN DOKTRIN SYIAH BERKAITAN DENGAN RASULULLAH:

1. IMAM SYIAH SETARA DENGAN RASULULLAH

Para imam Syi’ah sama dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (Ibid).

– KESATAN DOKTRIN SYIAH BERKAITAN DENGAN AL-QURAN:

1. AL-QURAN TIDAK LAGI ASLI

Al-Qur’an yang ada sekarang telah berubah, dikurangi, dan ditambah (Ushulul Kafi, hlm. 670). Salah satu contoh ayat al-Qur’an yang dikurangi dari aslinya yaitu ayat al-Qur’an, surah an-Nisa’ 4:47,
menurut versi Syi’ah berbunyi: “Ya ayyuhalladzina uwtul kitaba aminu bima nazzalna fi ‘Aliyyin nuranmubinan” (Fashlul Khithab, hlm. 180)

artinya ayat versi Syiah tersebut: Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah dengan apa yang Kami turunkan pada Ali, cahaya yang nyata.

2. JUMLAH AYAT QURAN TELAH BERKURANG

Menurut Syi’ah, al-Qur’an yang dibawa Jibril kepada Nabi Muhammad ada 17 ribu ayat, namun yang tersisa sekarang hanya 6660 ayat (Ushulul Kafi, hlm. 671)

– PENGHINAAN-PENGHINAAN SYIAH TERHADAP SAHABAT RASULULLAH:

1. SAHABAT NABI ADALAH MAKHLUK TERJELEK DIMUKA BUMI DAN MEREKA MUSUH ALLAH

Menyatakan bahwa Abu Bakar, ‘Umar, Utsman bin Affan, Muawiyah, “Aisyah, Hafshah, Hindun, dan Ummul Hakam adalah makhluk yang paling jelek di muka bumi; mereka ini adalah musuh-musuh Allah.

Barangsiapa yang tidak memusuhi mereka, maka tidaklah sempurna imannya kepada Allah, Rasul-Nya, dan imam-imam Syi’ah (Haqqul Yaqin, hlm. 519 oleh oleh Muhammad Baqir al-Majlisi).

2. IMAM MAHDI AKAN MEMBANGKITKAN RASULULLAH DAN PARA SAHABAT SEBELUM HARI KIAMAT

Rasulullah dan para sahahabat akan dibangkitkan oleh Imam Mahdi (imam Mahdi versi Syiah) sebelum hari kiamat.

Imam Mahdi akan mendatngi kuburan mereka dan dia akan membongkar kuburan Abu Bakar dan ‘Umar yang ada di dekat kuburan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Setelah dihidupkan olehnya, Abu Bakar dan Umar akan disalib. (Haqqul Yaqin, hlm. 360 oleh Mulla Muhammad Baqir al-Majlisi).

– NIKAH MUT’AH DALAM SYIAH:

1. NIKAH MUT’AH HALAL

Menghalalkan nikah Mut’ah, bahkan menurut doktrin Syi’ah orang yang melakukan kawin Mut’ah empat kali derajatnya sama tingginya dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (Tafsir Minhajush Shadiqin, hlm. 356, oleh Mullah Fathullah Kasani).

2. TUKAR MENUKAR BUDAK UNTUK DISETUBUHI

Menghalalkan tukar-menukar budak perempuan untuk disetubuhi kepada sesama temannya.

Kata mereka, Imam Ja’far berkata kepada temannya, ‘Wahai Muhammad, kumpulilah budakku ini sesuka hatimu. Jika engkau sudah tidak suka kembalikan lagi kepadaku” (Al-Istibshar III, hlm. 136 oleh Abu Ja’far Muhammad Hasan ath-Thusi).

Doktrin-doktrin Syi’ah di atas, apakah dapat dianggap sebagai aqidah Islam sebagaimana dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan dipegang teguh oleh para shahabat serta kaum Muslimim yang hidup sejak zaman tabi’in hingga sekarang?

Adakah orang masih percaya bahwa Syi’ah itu bagian dari umat Islam? Menurut Imam Malik dan Imam Ahmad(imam mazhab Maliki dan Mazhab Hambali), barangsiapa yang tidak mengkafirkan akidah Syi’ah ini, maka dia termasuk kafir.

—————————

Kitab-kitab yang disebutkan di atas adalah kitab-kitab induk atau rujukan pokok kaum Syi’ah yang posisinya seperti halnya kitab- kitab Hadits Imam Bukhari, Muslim, Ahmad bin Hambal, Nasa’i, Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah bagi kaum muslimin.

Oleh karena itu, dengan tegas harus ditolak upaya-upaya untuk menanamkan kesan bahwa Syi’ah adalah bagian dari kaum Muslimin, hanya berbeda dalam beberapa hal yang tidak prinsip(Syiah terus berupaya meyakinkan kaum Muslimin bahwa mereka bagian dari Islam hanya berbeda Mazhab/prinsip agama, upaya mereka ini dimaksudkan agar dapat menghancurkan kaum Muslimin dari dalam)

Dikutip dari buku:: SYIAH: Menguak Tabir Kesesatan Dan Penghinaannya Terhadap Islam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: