Ternyata Syiah Dalang Di Balik Penggulingan Presiden Mursi

Belum juga gelombang jutaan demonstran pergi meninggalkan medan Rabiah Al-Adawiyah,  Kaum Muslimin akhirnya tahu kedok penggulingan Presiden Mesir, Muh. Mursi.

Penggagas Harakah Tamarrud, Mahmud Badr, dan Ketua Fraksi Hizb Ad-Dustur Al-Mishri, Muh, El-Badarei, ternyata dua antek Syiah yang sedang merusak kenyamanan negeri seribu menara tersebut.

Mahmud Badr, dalam laman Facebooknya menulis status berikut,

أنا ليَّا أربعة وقت الضيق بناديهم… سيدنا الحسن والحسين.. والسيدة… والإمام علي أبيهم

“Saya selalu teringat empat orang, memanggil-manggil mereka di waktu sempit …. Sayyiduna Hasan dan Husain …….. Sayyidah ….. dan Imam Ali, ayah mereka.”

Dr. Muh. El-Baradei, salah satu tokoh kunci penggulingan presiden Mursi, membuat gempar warga Mesir dan dunia arab. Betapa tidak, ketika shalat ied di Univ. Al-Azhar Kairo, ia tidak bersedekap atau meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya sebagaimana yang lazim diamalkan oleh jumhur mazhab sunni.

Ketika ia telah menyempurnakan shalatnya, sebagian hadirin bertanya, “Anda sudah menjadi orang Syiah?” ia menjawab, “Identitaskuku sebagai orang Sunni, tapi akidahku Syiah dan tidak ada alasan untuk menolak akidahku!”
Muh. El-Baradei merupakan ketua fraksi Hizb Ad-Dustur Al-Mishri, yang sering mempermudah dibukanya Husainiyah Syiah di Mesir. Sering berhubungan dengan orang-orang Iran melalui istrinya yang berasal dari Iran. Media nasional di Mesir banyak memberitakan dirinya, namun ia memilih diam.
Ketika didesak oleh para ikhwah salaf di Mesir agar melarang wisatawan Iran ke Mesir, ia menjawab di akun twitternya, “Bagaimana mungkin kita, sunni dan syiah, pergi haji bersama dalam setahun, lalu kita berbicara disini mengenai pelarangan orang-orang Iran mengunjungi sebagian rumah-rumah Allah.”  

Selain mereka, Syaikh DR. Muhammad An Nujaimi, anggota Dewan Pakar Syari’ah asal Arab Saudi di Amerika, mengatakan dalam akun twitternya, “Hamdan Shabbahi adalah sahabat Hasan Nasratt. Iran telah membantunya dengan gelontoran dana sebesar 440 juta, pendiri gerakan Tamarrud adalah orang Syi’ah, dan Bablawi (perdana menteri hasil kudeta) adalah juga orang Syi’ah.”

Bahkan Syaikh An-Nujaimi menegaskan bahwa telah nampak tasyayyu’ (kecenderungan Syiah) dari jendral kudeta Abdul Fattah As Sisi, sebagaimana beliau berpendapat bahwa As Sisi adalah seorang Syi’ah dilihat dari beberapa sebab:

1. Koalisi As-Sisi dengan BEl aredei dan Bablawy sekaligus memilih mereka.
2. Menggerakkan intelijen untuk membentuk gerakan Tamarrud.
3. Kuatnya hubungan dengan Hamdan Shabbahi, rekan pemimpin Hizbullah Lebanon.

Terakhir ia kembali memperingatkan negara-negara Teluk untuk menyelamatkan Mesir dari Syiah, “Wahai negara-negara Teluk selamatkanlah Mesir dari Syi’ah!”

Inilah mereka, antek-antek Syiah, kaki-tangan Iran sedang mengguncang kedamaian di Mesir. Apakah mereka tidak puas dengan Irak yang sudah ada ditangan mereka? Belum puaskah mereka dengan Bahrain yang telah mereka acak-acak? Masihkah mulut mereka haus darah setelah membunuh 100.000 ahlus sunnah di Suriah?

(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: